Saturday, 1 October 2016

3 Cara Membuat Magnet (Menggosok, Induksi, Dialiri) dengan Gambarnya

3 Cara Membuat Magnet (Menggosok, Induksi, Dialiri) dengan Gambarnya - Pada kesempatan kali ini saya akan membagikan artikel mengenai cara membuat magnet dengan cara menggosok, induksi, mengalirkan arus listrik DC beserta gambarnya.

Magnet memiliki dua jenis yaitu magnet alam dan magnet buatan. Berikut ini adalah beberapa cara untuk membuat magnet, antara lain:

  1. Membuat magnet dengan cara menggosok.
  2. Membuat magnet dengan cara induksi (imbas).
  3. Membuat magnet dengan cara mengalirkan arus listrik DC.

3 Cara Membuat Magnet (Menggosok, Induksi, Dialiri) dengan Gambarnya



1. Membuat magnet dengan cara menggosok

Membuat magnet dengan cara menggosok

Secara fisika bahwa benda-benda yang bisa dibuat menjadi magnet adalah benda atau material yang sudah mempunyai sifat kemagnetan yang terdiri dari domain-domain atau magnet-magnet berukuran kecil yang disebut magnet elementer.

Benda-benda berukuran kecil, contohnya paku atau jarum apabila hendak kita dekatkan dengan sebatang besi atau sebatang baja benda-benda kecil itu tidak akan dapat ditarik oleh batang besi dan baja.

Hal tersebut menunjukkan bahwa besi atau baja tidak bersifat sebagai magnet. Bahan magnet dapat dijadikan magnet dengan cara menggosokkan salah satu ujung magnet di sepanjang batang baja atau besi ke satu arah secara berulang-ulang. Ujung akhir bahan yang digosok akan menjadi kutub yang berlawanan dengna kutub magnet yang menggosok.

Ketika terjadinya penggosokan dengan arah yang teratur mengakibatkan adanya pengaruh medan magnet dari magnet permanen yang dapat digunakan untuk menyearahkan posisi domain. Dengan posisi yang satu arah menyebabkan adanya gaya yang ditimbulkan oleh domain tersebut sehingga benda menjadi bermagnet.

2. Membuat magnet dengan cara Induksi (imbas)

Membuat magnet dengan cara Induksi (imbas)

Peristiwa batang besi atau baja menjadi magnet berada di dekatnya (tanpa menyentuh) disebut induksi magnet. Ujung bahan magnetik didekatkan ke ujung magnet utama akan menjadi kutub yang berlawanan dengan kutub magnet utama yang terdekat.

Sebuah paku besar akan didekatkan pada sebuah magnet yang ditaruh pada statif maka paku akan menempel ke magnet. Paku yang telah menempel didekati ke paku-paku kecil, rupanya paku-paku kecil juga menempel ke paku besar tersebut.

Mengapa terjadi hal seperti itu? Hal ini disebabkan oleh paku besar yang berada di dalam medan magnet terkena induksi sehingga bersifat sebagai magnet. Secara konsep sama seperti pembuatan magnet dengan cara digosok atau dililiti kumparan yang dialiri oleh listrik.

Pengaruh medan magnet berakibat sehingga paku yang menempel pada magnet permanen memungkinkan posisi domain-domainnya menjadi teratur dan bersifat sebagai benda magnet.

3. Membuat magnet dengan mengalirkan arus listrik DC

Membuat magnet dengan mengalirkan arus listrik DC

Untuk membuat magnet dengan cara ini, bahan magnet dililiti oleh kawat berarus listrik. Kawat yang digunakan adalah kawat berisolasi (beremail). Membat magnet dengan cara ini disebut elektromagnet. Untuk menentukan ujung mana yang menjadi kutub utara dan selatan digunakan kaidah tangan kanan.

Bayangkan tangan kananmu mengenggam kumparan sedemikian rupa sehingga arah putaran keempat jari menunjukkan arah arus. Arah ibu jari ke ujung yang menjadi kutub utara.

Baca juga: Magnet (Pengertian, Macam, Jenis, Bentuk, Sifat, Teori)

Demikianlah artikel kali ini tentang 3 Cara Membuat Magnet (Menggosok, Induksi, Dialiri) dengan Gambarnya. Semoga bermanfaat bagi Anda. Sekian dan terimakasih.

Referensi: LKS Ilmu Pengetahuan Alam IX
http://www.berpendidikan.com/2015/10/3-cara-membuat-magnet-dan-gambarnya-lengkap.html

0 comments

Post a Comment